Multimedia diambil dari
kata multi dan media. Multi berarti banyak dan media berarti media atau
perantara. Multimedia adalah gabungan dari beberapa unsur yaitu teks, grafik,
suara, video dan animasi yang menghasilkan presentasi yang menakjubkan.
Multimedia juga mempunyai komunikasi interaktif yang tinggi. Bagi pengguna
komputer multimedia dapat diartikan sebagai informasi komputer yang dapat
disajikan melalui audio atau video, teks, grafik dan animasi.
Multimedia adalah penggunaan komputer untuk
menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu (tool)
dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan
berkomunikasi. Multimedia sering digunakan dalam dunia hiburan. Selain dari dunia hiburan, Multimedia
juga diadopsi oleh dunia game.
Multimedia dimanfaatkan
juga dalam dunia pendidikan dan bisnis. Di dunia pendidikan, multimedia digunakan sebagai media
pengajaran, baik dalam kelas maupun secara sendiri-sendiri. Di dunia bisnis, multimedia digunakan sebagai media profil perusahaan, profil produk, bahkan sebagai
media kios informasi dan pelatihan dalam sistem e-learning.
ada awalnya multimedia
hanya mencakup media yang menjadi konsumsi indra penglihatan (gambar diam,
teks, gambar gerak video, dan gambar gerak rekaan/animasi), dan konsumsi indra
pendengaran (suara). Dalam perkembangannya multimedia mencakup juga kinetik
(gerak) dan bau yang merupakan konsupsi indra penciuman. Multimedia mulai
memasukkan unsur kinetik sejak diaplikasikan pada pertunjukan film 3 dimensi
yang digabungkan dengan gerakan pada kursi tempat duduk penonton. Kinetik dan
film 3 dimensi membangkitkan sense realistis.
Baru mulai menjadi
bagian dari multimedia sejak ditemukan teknologi reproduksi bau melalui telekomunikasi.
Dengan perangkat input pendeteksi bau, seorang operator dapat mengirimkan
hasil digitizing bau tersebut melalui internet. Komputer
penerima harus menyediakan perangkat output berupa mesin reproduksi bau. Mesin
reproduksi bau ini mencampurkan berbagai jenis bahan bau yang setelah dicampur
menghasilkan output berupa bau yang mirip dengan data yang dikirim dari
internet. Dengan menganalogikan dengan printer, alat ini menjadikan
feromon-feromor bau sebagai pengganti tinta. Output bukan berupa cetakan
melainkan aroma.
Disini dapat digambarkan
bahwa multimedia adalah suatu kombinasi data atau media untuk menyampaikan
suatu informasi sehingga informasi itu tersaji dengan lebih menarik.
Kategori Multimedia
Multimedia dapat di definisikan menjadi 2 kategori, yaitu multimedia content
production dan multimedia communication dengan definisi sebagai berikut :
- Multimedia Content Production adalah penggunaan dan pemrosesan beberapa media (teks,
audio, graphics, animation, video dan interactivity) yang berbeda untuk
menyampaikan informasi atau menghasilkan produk multimedia (music, video,
film, game, intertaintment, dll.) Atau penggunaan sejumlah teknologi yang
berbeda yang memungkinkan untuk menggabungkan media (teks, audio,
graphics, animation, video, dan interactivity) dengan cara yang baru untuk
tujuan komunikasi. Dalam kategori ini media yang digunakan adalah :
·
media teks
·
media audio
·
media video
·
media animasi
·
media graph / image
·
media interactivity
·
media spesial effect
- Multimedia Communication adalah penggunaan media (massa), seperti televisi,
radio, media cetak dan internet untuk mempublikasikan / menyiarkan /
mengkomunikasikan material advertising, publicity, entertaintment, news,
education, dll. Dalam kategori ini media yang digunakan adalah :
·
TV
·
Radio
·
Film
·
Media Cetak
·
Musik
·
Game
·
Entertainment
·
Tutorial
·
ICT (Internet)
Blender
bagi kalangan pengguna
opensource mungkin sudah tidak asing lagi dengan software yang satu ini,
blender merupakan software untuk membuat gambar dan modeling 3D berbasis
opensource, aplikasi ini sangat terkenal bagi para pengguna linux para designer
3D, sebut saja sintel,
kajimba,
man in man, dan lain-lain merupakan contoh film
animasi 3D yang dibuat menggunakan blender.
Perbandingan dengan
Cinema 4D, 3Ds Max, dan Maya
Blender
merupakan software opensource yang powerfull untuk pembuatan animasi 3D yang
menakjubkan dan kita tidak perlu mengeluarkan cost yang besar untuk membeli
lisensi dari software blender. software ini merupakan software yang multi
platform dan bisa dipakai di semua sistem operasi baik Windows, MacOS, terlebih
lagi Linux.
Cinema 4D,
bisa saya bilang software menengah untuk software berbayar, karena untuk satu
lisensi saja kita harus merogoh kocek sekitar 1000$, namun anda bisa membeli
addons tambahan jika ingin meningkatkan fungsionalitas dari Cinema 4D. software
ini memiliki kelebihan yaitu memiliki antar muka atau interface yang sangat
intuitif dan memiliki detail body paint yang sangat bagus.
3Ds Max,
merupakan software yang sangat terkenal dikalangan para designer 3D besutan
Autodesk dan memiliki komunitas online terbesar di dunia, yang saya tahu bukan
merupakan merupakan software yang multi platform karena hanya tersedia untuk
microsoft windows.
Maya,
juga merupakan produk dari Autodesk, yang hampir sama dengan Cinema 4D, di
khususkan untuk kalangan menengah. tapi saya taksir kalau Maya lebih ke
animasinya sedangkan 3Ds max lebih kepada pembuatan dunia virtual, arsitektur
dan lain-lain.
GIMP (GNU Image
Manipulation Program)
kalau anda pernah dengar
photoshop, pasti anda juga pernah dengar dengan yang namanya GIMP, yang menurut
saya software ini merupakan software yang menjadi saingannya adobe photoshop,
saya tidak mau menyebut GIMP tiruan microsoft untuk Linux. karena GIMP berbeda
dengan photoshop walaupun memiliki fungsi yang saya dengan photoshop yaitu
memanipulasi image atau gambar.
GIMP merupakan
software opensource alias sumber terbuka alias GRATIS!!, yang multiplatform
karna bisa berjalan di linux, MacOS dan windows. coba saja anda bandingkan
dengan photoshop yang bertengger di kisaran harga >1000$ , maka GIMP lebih
ekonomis.
Inkscape Vector Graphics
Editor
Inkscape
merukan software opensource ketiga rekomendasi saya, merupakan saingan terberat
CorelDraw dan Adobe Ilustrator , software ini merupakan alternatif para
designer dan banyak yang bilang inkscape merupakan permata tersembunyi. banyak
dari designer profesional yang menggunakan inkscape (meskipun mereka telah
membeli Ilustrator dari adobe) karena inkscape memiliki fitur yang lebih bagus
apalagi jika dikombinasika antara adobe ilustrator dan inskscape.
Scribus
scribus
merupakan alternatife dari adobe indesign, scribus merupakan software desktop
publishing (DTP) yang saya anngap terbaik, karena merupakan software open
source berlisensi GNU GPL yang banyak digunakan sebagai program layout halaman
yang handal, software ini dapat menghsilkan output dalam bentuk PDF dan
Postscript yang memiliki kualitas setara dengan yang dihasilkan oleh
software-software komersial terkenal seperti Pagemaker, Indesign ataupun
QuarkExpress.
OpenOffice.Org
barangkali software
multimedia ini amat penting bagi penggguna linux khususnya. ya, software ini saya
masukkan karena fungsionalitas dang kompatabilitasnya dengan software lain
terutama software Office yang dikeluarkan oleh Microsft yaitu Microsoft Office.
OpenOffice.Org
merupakan aplikasi perkantoran yang memiliki fungsi sebagai pengolah kata,
spreadsheet, grafis, dan presentasi. aplikasi inim memilike dukungan di hampir
semua platform dan sistem operasi, salah satu kelebihannya adalah meimiliki
dukungan hampir semua bahasa di dunia, dan memiliki kehandalan mengenali semua
dokumen aplikasi perkantoran lain seperti Microsoft Office, serta yang paling
penting bisa digunakan dimana saja, bebas dan tanpa biaya sedikitpun.
karena OpenOffice.Org merupakan aplikasi berbasis kode terbuka yang
berlisensi GNU GPL. software ini mudah digunakan dan memiliki komunitas yang
siap untuk mengembangkan software ini menjadi lebih powerfull untuk keperluan
aplikasi perkantoran.
Bidang apa yang
dipelajari Multimedia :
1. Teknik Merakit dan
Menginstal Komputer PC
2. Etimologi Multimedia
3. WEB Desain
4. Desain Komunikasi Visual / DKV
5. Animasi 2D,
6. Animasi 3D
7. Peripheral Multimedia
8. Software Multimedia
9. Editing Audio
10. Pembuatan Proposal
11. Teknik Pengambilan Gambar
12. Vidio Editing
13. Efek Visual Multimedia
14. Story Board dan Lighting Multimedia
15. Teknik Pembuatan LAN dan Server, dll.
Kemana Lulusan Multimedia akan bekerja :
1. Operator / Admin Pengelola Web
2. Desain Tata Letak Media
3. Pembuatan Animasi 2D, 3D
4. Pembuatan Media Pembelajaran
5. Pembuatan Company Profile
6. Teknik Pengambilan Gambar/Broadcasting
7. Pembuatan Audio/Vidio Editing
8. Pembuatan Efek visual
9. Perakitan / Install Komputer, Pembuatan LAN dan Server, dll.
Dimana Lulusan
Multimedia akan melanjutkan :
1. Universitas Negeri Informatika dan Komunikasi
2. Universitas Ilmu Komputer dan Informatika
3. Universitas Multimedia
4. Universitas Seni Multimedia
5. Universitas Teknik Komputer
6. Perguruan Tinggi Informatika Komputer
7. Institut Kesenian Jakarta
8. Akademi Teknik Komputer dan Multimedia, dll.
Dibidang apa Lulusan
Multimedia berwirausaha :
1. AUDIO/VIDIO Editing
2. Service Komputer dan Install
3. Desain lay out, Advertasing, Animasi 2D, 3D, Efek visual
4. Produk CD Burning, Label & Copy
5. Photografi, Pencetakan Photo BW/Colour
6. WEB Desain, Operator WEB, Presentasi
7. Media Pembelajaran (e-Learning), Company Profile, Games, Dll.
8. ICT Konsultan
9. Radio, TV Broadcasting, TV Cable. dll.
Karakteristik
Multimedia
Multimedia juga mempunyai karakteristik, yaitu ada 2 bentuk :
- Bentuk Linier
: Sebuah struktur multimedia dimana pengguna bernafigasi sesuai urutan
dari satu frame atau bite informasi ke yang lainnya.
- Bentuk No Linier
: Struktur multimedia dimana pengguna bernafigasi secara bebas, tidak oleh
rute yang ditentukan.
Multimedia adalah suatu
sarana (media) yang didalamnya terdapat perpaduan (kombinasi) berbagai bentuk
elemen informasi, seperti teks, graphics, animasi, video, interaktif maupun
suara sebagai pendukung untuk mencapai tujuannya yaitu menyampaikan informasi
atau sekedar memberikan hiburan bagi target audiens-nya.
Multimedia sering digunakan dalam dunia hiburan seperti game. Kata multimedia
itu sendiri berasal dari kata multi (Bahasa Latin) yang berarti banyak
dan kata media (Bahasa Latin) yang berarti sesuatu yang dipakai untuk
menyampaikan sesuatu.
Multimedia dapat dikategorikan menjadi 2 macam, yaitu mulitimedia
linier dan multimedia interaktif. Multimedia linier adalah suatu multimedia
yang tidak dilengkapi dengan alat pengontrol apapun yang dapat dioperasikan
oleh pengguna. Multimedia ini berjalan sekuensial (berurutan / lurus),
contohnya : TV dan film. Sedangkan multimedia interaktif adalah suatu
multimedia yang dilengkapi dengan alat pengontrol (atau alat bantu berupa
komputer, mouse, keyboard dan lain-lain) yang dapat dioperasikan oleh pengguna,
sehingga pengguna dapat memilih apa yang diinginkan untuk proses selanjutnya.
Contohnya seperti aplikasi game. Multimedia interaktif menggabungkan dan
mensinergikan semua media yang terdiri dari teks, grafik, audio, dan interaktivitas
(rancangan).
Multimedia dapat
disajikan dalam beberapa metode, antara lain :
- Berbasis kertas
(Paper-based), contoh : buku, majalah, brosur.
- Berbasis cahaya
(Light-based), contoh : slideshows, transparansi.
- Berbasis suara
(Audi-based), contoh : CD Players, tape recorder, radio.
- Berbasis gambar
bergerak (Moving-image-based), contoh : televisi, VCR (Video Cassete Recorder,
film.
- Berbasis Digital
(Digilatally-based), contoh : komputer.
1.
Jenis jenis Konten Multimedia
multimedia merupakan
perpaduan antara berbagai media (format file) yang berupa teks, gambar (vektor
atau bitmap), grafik, sound, animasi, video, interaksi, dll. yang telah dikemas
menjadi file digital (komputerisasi), digunakan untuk menyampaikan pesan kepada
publik.
Menurut (Green &
Brown, 2002: 2-6) Multimedia interaktif menggabungkan dan mensinergikan semua
media yang terdiri dari:
a. Teks
Teks adalah simbol
berupa medium visual yang digunakan untuk menjelaskan bahasa lisan. Teks
memiliki berbagai macam jenis bentuk atau tipe (sebagai contoh: Time New Roman,
Arial, Comic San MS), ukuran dan wana. Satuan dari ukuran suatu teks terdiri
dari length dan size. Length biasanya menyatakan banyaknya teks dalam sebuah
kata atau halaman. Size menyatakan ukuran besar atau kecil suatu huruf. Standar
teks memiliki size 10 atau 12 poin. Semakin besar size suatu huruf maka semakin
tampak besar ukuran huruf tersebut.
b. Grafik
Grafik adalah suatu
medium berbasis visual. Seluruh gambar dua dimensi adalah grafik. Apabila
gambar dirender dalam bentuk tiga dimensi (3D), maka tetap disajikan melalui
medium dua dimensi. Hal ini termasuk gambar yang disajikan lewat kertas,
televisi ataupun layar monitor. Grafik bisa saja menyajikan kenyataan (reality)
atau hanya berbentuk iconic. Contoh grafik yang menyajikan kenyataan adalah
foto dan contoh grafik yang berbentuk iconic adalah kartun seperti gambar yang
biasa dipasang dipintu toilet untuk membedakan toilet laki-laki dan perempuan.
Grafik terdiri dari
gambar diam dan gambar bergerak. Contoh dari gambar diam yaitu foto, gambar
digital, lukisan, dan poster. Gambar diam biasa diukur berdasarkan size (sering
disebut juga canvas size) dan resolusi. Contoh dari gambar bergerak adalah
animasi, video dan film. Selain bisa diukur dengan menggunakan size dan
resolusi, gambar bergerak juga memiliki durasi.
c. Audio
Audio atau medium
berbasis suara adalah segala sesuatu yang bisa didengar dengan menggunakan
indera pendengaran. Contoh: narasi, lagu, sound effect, back sound.
d. Interaktivitas
Interaktivitas bukanlah
medium, interaktivitas adalah rancangan dibalik suatu program multimedia.
Interaktivitas mengijinkan seseorang untuk mengakses berbagai macam bentuk
media atau jalur didalam suatu program multimedia sehingga program
tersebut dapat lebih berarti dan lebih memberikan kepuasan bagi pengguna.
Interaktivitas dapat disebut juga sebagai interface design atau human factor
design. Interaktivitas dapat dibagi menjadi dua macam struktur, yakni struktur
linear dan struktur non linear. Struktur linear menyediakan satu pilihan
situasi saja kepada pengguna sedangkan struktur nonlinear terdiri dari berbagai
macam pilihan kepada pengguna.
Green & Brown (2002:
3) menjelaskan, terdapat beberapa metode yang digunakan dalam menyajikan
multimedia, yaitu:
- Berbasis kertas (Paper-based),
contoh: buku, majalah, brosur.
- Berbasis cahaya (Light-based),
contoh: slide shows, transparasi.
- Berbasis suara (Audio-based),
contoh: CD Players, tape recorder, radio.
- Berbasis gambar bergerak
(Moving-image-based), contoh: televisi, VCR (Video cassette recorder),
film.
- Berbasiskan digital
(Digitally-based), contoh: komputer.
1. Multimedia
Interaktif
Pengguna/ user dapat
mengontrol secara penuh mengenai apa dan kapan elemen multimedia akan
ditampilkan atau dikirimkan. Contoh: Game, CD interaktif, apilkasi program,
virtual reality,dll
2. Multimedia
Hiperaktif
Multimedia jenis ini
mempunyai struktur dengan elemen elemen terkait yang dapat diarahkan oleh pengguna
melalui tautan(link) dengan elemen elemen multimedia yang ada. Isitilah
Richmedia juga dipakai untuk menyebut Multimedia Hiperaktif. Contoh: world wide
web, web site, mobile banking, Game on line, dll
3. Multimedia
Linear / Squential
Multimedia Liner adalah
jenis multimedia yang berjalan lurus. Multimedia jenis ini bisa dilihat pada
semua jenis film, tutorial video, dll. sedangkan Multimedia Interaktif adalah
jenis multimedia interaksi, artinya ada interaksi antara media dengan pengguna
media melalui bantuan komputer, mouse, keyboard dan sebagainya. Multimedia
linear berlangsung tanpa kontrol navigasi dari pengguna. Penyajian multimedia
liner harus berurutan atau sekuensial dari awal sampai akhir. Contoh:
Movie/film, e-book, musik, siaran TV
4. Multimedia
presentasi pembelajaran .
Multimedia presentasi
pembelajaran adalah alat bantu guru dalam proses pembelajaran dikelas dan tidak
menggantikan guru secara keseluruhan. Contohnya Microsoft Power Point.
5. Multimedia
pembelajaran mandiri.
Multimedia pembelajaran
mandiri adalah sofware pembalajaran yang dapat dimanfaatkan oleh siswa secara
mandiri tanpa bantuan guru. Multimedia pembelajaran mandiri harus dapat
memadukan explicit knowledge dan tacit knowledge , mengandung fitur assemen
untuk latihan,ujian dan simulasi termasuk tahapan pemecahan masalah. Contohnya
Macromedia Authorware atau Adobe Flash.
6. Multimedia kits
Multimedia kits adalah
kumpulan pengajaran ? bahan pembelajaran yang melibatkan lebih dari satu jenis
media dan diorganisir sekitar topik tunggal.
yang termasuk
diantaranya yaitu: CD-ROM,SLIDE,KASET AUDIO,GAMBAR DIAM,STUDY CETAK,TRANSPARASI
OVERHEAD tujuan:untuk presentasi dio kelas. Keunggulan : multimedia kits
membakitkan minat karena mereka multi sensorik, kits menjadi mekanisme
ideal untuk merangsang kerja kelompok proyek kecil, kitys memiliki keunggulan
yaitu dapat diangkut dan digunakan di luar kelas(logiostik).
7. HYPERMEDIA
dokumen berurut non
terdiri dari teks,audio,informsi visual disampan dalam komputer.
contohnya adalah dengan
pembelajaran menggunakan link pada sebuah web.
8. MEDIA INTERAKTIF
Sistem ini merupakan
sistem pengiriman pembelajaran yang direkam visual,suara,dan bahan video
disajikan di bawah kontrol komputer untuk tinjauan yang tidak tidak hanya
melihat dan mendengar gambar dan suara tetapi juga membuat tanggapan aktif.
Keunggulan: beberapa
media.teks,audio,grafik,gambar diam,dan semua gerak gambar dapat dikombinasikan
dalam satu system yang mudah digunakan.
9. VIRTUAL REALITAS
adalah media yang dapat
disulasiakn tempat di dunia nyata
Keunggulan: untuk
digunakan menggambarkan berbagaqi jenis aplikasi umumnya terkait dengan
mendalam,sangat visual,3D lingkungan.
Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan
menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu (tool)
dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat bernavigasi, berinteraksi,
berkarya dan berkomunikasi (Hofstetter 2001). Multimedia sering digunakan dalam
dunia hiburan. Selain dari dunia hiburan, Multimedia juga diadopsi oleh dunia
Game.
Multimedia juga dapat diartikan sebagai penggunaan beberapa
media yang berbeda dalam menyampaikan informasi berbentuk text, audio, grafik,
animasi, dan video.
Definisi Multimedia
menurut beberapa ahli
- McComick, 1996 : Multimedia adalah Kombinasi dari tiga
elemen: suara, gambar, dan teks
- Turban dan kawan-kawan, 2002 : Multimedia adalah
Kombinasi dari paling sedikit dua media input atau output. Media ini dapat
berupa audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik dan gambar
- Robin dan Linda, 2001 : Multimedia adalah Alat yang
dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang
mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan video
- Steinmetz (1995, p2) : Multimedia adalah gabungan dari
seminimalnya sebuah media diskrit dan sebuah media kontinu. Media diskrit
adalah sebuah media dimana validitas datanya tidak tergantung dari kondisi
waktu, termasuk didalamnya teks dan grafik. Sedangkan yang dimaksud dengan
media kontinu adalah sebuah media dimana validitas datanya tergantung dari
kondisi waktu, termasuk di dalamnya suara dan video.
- Vaughan (2004, p1) : Multimedia adalah beberapa
kombinasi dari teks, gambar, suara, animasi dan video dikirim ke anda
melalui komputer atau alat elektronik lainnya atau dengan manipulasi
digital.
6.
Menurut Rosch (Darmawan, 2011: 32) mengatakan bahwa multimedia dipandang
sebagai suatu kombinasi antara komputer dan video. Houghton (dalam Sumarno,
2011) mendefisikan multimedia sebagai bentuk komunikasi multi bentuk dengan
menggunakan perangkat komputer atau sejenisnya. Pendapat yang hampir sama
dikemukakan oleh Mc. Cormik (dalam Darmawan, 2011: 32) yang mengatakan
bahwa multimedia merupakan sebuah kombinasi tiga elemen yaitu suara, gambar dan
teks. Hal ini juga meliputi pengertian yang dikemukakan oleh Robin dan Linda
(dalam Darmawan, 2011: 32) menyebutkan bahwa multimedia merupakan alat yang
dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan
teks, grafik, animasi, audio, dan video.
7.
Pendapat lain dikemukakan oleh Rubinson (dalam Sumarno, 2011) yang menyatakan
bahwa multimedia merupakan presentasi instruksional yang mengkombinasikan
tampilan teks, grafis, video, dan audio, serta dapat menyediakan
interaktivitas. Pengertian yang lebih komprehensif dikemukakan oleh Mao Neo dan
Ken T.K Neo (dalam Sumarno, 2011) bahwa multimedia adalah kombinasi berbagai
tipe media digital seperti teks, gambar, suara dan video, yang dipadukan dalam
aplikasiatau presentasi interaktif multisensory untuk menyampaikan suatu pesan
atau informasi kepada pemirsa.
8.
Dalam konteks komunikasi pembelajaran, Hofsteder (Darmawan, 2011: 32)
menyebutkan bahwa multimedia dapat dipandang sebagai pemanfaatan komputer untuk
membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar bergerak (video dan
animasi) dengan menggabungkan link dan tool yang memungkinkan pemakai untuk
melakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi, dan berkomunikasi. Jadi, dukungan
elektronik memungkinkan komputer digunakan sebagai media untuk mengembangkan
atau inovasi-inovasi model pembelajaran yang lebih baik, interaktif, dan
berbasis teknologi.
9.
Menurut Lee dan Owen (dalam Sumarno) perangkat multimedia yang paling maju saat
ini adalah yang berbasis komputer. Karakteristik kunci dari multimedia adalah
mampu menggabungkan media yang berbeda seperti teks, gambar, audio, animasi dan
video untuk menciptakan suatu materi instruksional yang meningkatkan minat
membaca dan motivasi siswa. bahkan menurut Borda (dalam Sumarno, 2011) kemajuan
teknologi akhir-akhir ini telah menjadikan multimedia bukan lagi sekedar “dua
atau lebih” media yang dikombinasikan yang dikombinasikan untuk menyediakan
informasi tentang subyek atau konsep tetapi telah berkembang menjadi “new
media” yang dengan ciri utama; digital, interaktif, multimedia, non-linier,
hypertekstual dan hybrid.
10. Jonassen
(dalam Sumarno, 2011) mengatakan hal menarik dari multimedia adalah efek
seduktif yang dimilikinya. Jonassen telah membuktikan bahwa multimedia memikat
perhatian dan memiliki daya tarik yang tinggi untuk digunakan. Unsur visual dan
auditori yang menarik merupakan senjata yang ampuh untuk memancing ketertarikan
siswa pada kegiatan instruksional, meningkatkan performansi proses
instruksional, dan meningkatkan kemampuan retensi dan transfer. Fitur – fitur
seperti teks dan tulisan, animasi ilustrasi, musik dan efek suara, video dan
lingkungan multimedia dapat memberikan dukungan yang kuat dalam pembelajaran.
11. Komputer
dewasa ini tidak lagi merupakan konsumsi bagi mereka yang bergerak di bidang
bisnis atau dunia kerja, tetapi telah digunakan juga secara luas dalam dunia
pendidikan. Banyak potensi yang terdapat dalam komputer yang dapat dimanfaatkan
untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran. Menurut Hannafin dan Peck (dalam
Uno, 215: 2007), potensi media komputer dapat meningkatkan efektifitas
pembelajaran antara lain: (1) memungkinkan terjadinya interaksi langsung antara
peserta didik dan materi pelajaran, (2) proses belajar dapat berlangsung secara
individual sesuai dengan kemampuan peserta didik, (3) mampu menampilkan unsur
audio visual untuk meningkatkan minat beljar, (4) dapat memberikan umpan balik
terhadap respon peserta didik dengan segera, (5) mampu menciptakan proses
belajar secara berkesinambungan.
12. Hienich (dalam
Uno, 2007: 216) mengemukakan enam bentuk interaksi yang dapat diaplikasikan
dalam merancang sebuah media pembelajaran, yaitu berupa (1) praktek dan
latihan, (2) tutorial, (3) permainan, (4) simulasi, (5) penemuan, (6) pemecahan
masalah.
Dengan penggunaan
multimedia, penyampaian informasi akan menjadi lebih menarik dan mempermudah
pengguna dalam mendapatkan informasi tersebut. Seperti yang disebutkan dalam
laporan hasil penelitian yang dikeluarkan oleh Computer Technology Research
(Hofstetter, p4) bahwa seseorang hanya akan mendapatkan 20% dari apa yang
mereka lihat dan 30% dari yang mereka dengar. Sedangkan melalui multimedia akan
mendapatkan 50% dari apa yang mereka lihat dan dengar, sampai 80% dari apa yang
mereka lihat, dengar dan berinteraksi dengan pada waktu yang sama.
Elemen Multimedia
Menurut Hofstetter
(2001, p16) komponen multimedia terbagi atas lima jenis yaitu:
- Teks
Teks merupakan elemen multimedia yang menjadi dasar untuk menyampaikan
informasi, karena teks adalah jenis data yang paling sederhana dan membutuhkan
tempat penyimpanan yang paling kecil. Teks
merupakan cara yang paling efektif dalam mengemukakan ide-ide kepada
pengguna, sehingga penyampaian informasi akan lebih mudah dimengerti oleh
masyarakat. Jenis-jenis teks seperti Printed Text, yaitu teks yang
dihasilkan oleh word processor atau word editor dengan cara diketik yang
nantinya dapat dicetak. Scanned Text yaitu teks yang dihasilkan melalui
proses scanning tanpa pengetikan. Dan Hypertext yaitu jenis teks yang
memberikan link ke suatu tempat / meloncat ke topik tertentu.
- Grafik (image)
Sangat bermanfaat untuk mengilustrasi informasi yang akan disampaikan
terutama informasi yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata.
Jenis-jenis grafik seperti bitmap yaitu gambar yang disimpan dalam bentuk kumpulan
pixel, yang berkaitan dengan titik-titik pada layar monitor. Digitized
picture adalah gambar hasil rekaman video atau kamera yang dipindahkan ke
komputer dan diubah ke dalam bentuk bitmaps. Hyperpictures, sama seperti
hypertext hanya saja dalam bentuk gambar.
- Audio
Multimedia tidak akan lengkap jika tanpa audio (suara). Audio bisa berupa
percakapan, musik atau efek suara.
Format dasar audio terdiri dari beberapa jenis :
- WAVE
Merupakan format file digital audio yang disimpan dalam bentuk digital dengan
eksistensi WAV
- MIDI (Musical Instrument Digital Interface)
MIDI memberikan cara yang lebih efisien dalam merekam music dibandingkan
wave, kapasitas data yang dihasilkan juga jauh lebih kecil. MIDI disimpan
dalam bentuk MID.
- Video
Video menyediakan sumber yang kaya dan hidup untuk aplikasi multimedia.
Dengan video dapat menerangkan hal-hal yang sulit digambarkan lewat
kata-kata atau gambar diam dan dapat menggambarkan
emosi dan psikologi manusia secara lebih jelas.
- Animasi
Animasi adalah simulasi gerakan yang dihasilkan dengan menayangkan
rentetan frame ke layer. Frame adalah satu gambar tunggal pada rentetan
gambar yang membentuk animasi.
Menurut Foley, Van Dam, Feiner dan Hughes (1997, p1057) Animate adalah
untuk membuat sesuatu hidup, sebagian orang mengira bahwa animasi itu sama
dengan motion (gerakan), tetapi animasi mencakup
semua yang mengandung efek visual sehingga animasi mencakup perubahan
posisi terhadap waktu, bentuk, warna, struktur, tekstur dari sebuah objek,
posisi kamera, pencahayaan, orientasi dan focus dan perubahan dalam teknik
rendering.
6.
Multimedia dalam pendidikan cms-formulasi Manusia terlahir sebagai mahkluk yang
mempunyai hasrat untuk ingin tahu.Pada akhir abad ke dua puluh manusia hidup
dalam pranata sosial yang serba cepat berubah. Manusia dengan akalnya telah
dapat menunjukkan kelebihan anugerah Tuhan itu dengan kemampuannya menciptakan
berbagai macam sarana yang dapat digunakan untuk menguasai, memanfaatkan, dan
mengembangkan lingkungan untuk kemajuan dan kesejahteraan hidupnya. Salah satu
usaha manusia untuk memajukan kesejahteraan dan meningkatkan status sosial
dalam hidupnya yaitu pendidikan. Pendidikan merupakan salah satu usaha manusia
untuk meningkatkan peradaban, mengembangkan kepribadian terutama perubahan sikap,
tingkah laku dan prestasi. Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan yang sesuai
dengan perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dan seni (IPTEKS) diperlukan
satu kemampuan yang profesional baik dalam pengalaman, penalaran maupun
penguasaan ilmu melalui penelitian ilmiah. Dengan berkembangnya ilmu
pengetahuan dan teknologi diharapkan juga dapat dikembangkan dan diaplikasikan
di dunia pendidikan. Pembelajaran merupakan suatu sistem yang terdiri dari
beberapa komponen yang saling berhubungan satu sama lain, yaitu tujuan
pembelajaran, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, yang di dalamnya
termasuk penggunaan metode pembelajaran, alat dan sumber belajar, serta
penilaian hasil belajar. Media merupakan salah satu bagian dari sistem pembelajaran.
Oleh karena itu adanya media sangat berpengaruh sekali terhadap jalannya proses
pembelajaran. Dengan adanya media dalam proses pembelajaran akan mempermudah
siswa memahami hal yang dipelajari. Teknologi dan pendidikan merupakan dua hal
yang sangat saling terkait satu sama lain. Pendidikan yang baik hendaknya
selalu mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Oleh karena itu, saat ini
sudah tidak jarang banyak orang memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai suatu
alat untuk mempermudah dalam menyampaikan materi kepada peserta didik.
Teknologi pendidikan mempunyai peranan yang penting dalam sebuah sistem
pembelajaran.. Menurut Association for Educational Communication and Technology
(AECT), teknologi pembelajaran ialah sebuah proses yang kompleks dan terpadu
yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi, untuk
menganalisis masalah, mencari pemecahan masalah, melaksanakan, mengevaluasi,
dan mengelola pemecahan masalah dalam situasi di mana kegiatan belajar itu
mempunyai tujuan yang terkontrol (Sihkabuden, 2005:3). Dengan adanya teknologi
pendidikan akan semakin mudah menghasilkan sebuah media pendidikan. Dari
pengalaman, guru mulai belajar bahwa cara belajar siswa itu berbeda-beda,
sebagian lebih cepat belajar melalui audio visual, sebagian lebih cepat belajar
melalui audio, sebagian lebih senang melalui media cetak, yang lainnya melalui
multimedia dan sebagainya (Sadiman ,2002;9). Berdasarkan kerucut pengalaman
(cone of experience) yang diungkap oleh Edgar Dale (dalam Latuheru, 1988:10)
bahwa perolehan hasil belajar melalui indera pandang dengar 75%, melalui indera
dengar 13% dan melalui indera lainnya sekitar 12%. Multimedia adalah
penggabungan berbagai media (teks, suara, gambar, animasi dan video) dengan
alat bantu (tool) dan koneksi (link) sebagai alat penyampai pesan. Multimedia
digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim kepada penerima sehingga dapat
merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat siswa yang menjurus kearah
terjadinya proses belajar. Artinya multimedia terdiri dari bermacam-macam media
yang dapat menjadi sarana dalam berinteraksi dengan menggunakan indera yang
dimiliki untuk melakukan kegiatan pembelajaran sehingga memberikan banyak
pengalaman yang dapat mendidik orang cepat belajar. ‘Dengam menggabungkan
gambar, suara, animasi dan video menjadikan multimedia sebagai sarana pendukung
yang iteraktif dalam pembelajaran di kelas. Penggunaan teknologi multimedia
sangatlah penting dalam pemndidikan. Multimedia dalam pendidikan sering juga disebut
sebagai multimedia pembelajaran, multimedia interaktif, media pembelajaran,
multimedia pembelajaran interktif, dan yang paling populer adalah media
pembelajaran interktif. Dengan penggunaan multimedia ini diharapkan peserta
didik dapat dengan mudah memahami konsep dalam pembelajaran yang bersifat
abstrak. Tapi perlu di ingat bahwa multimedia merupakan salah satu alat batu
dalam proses pemebelajaran di mana peran guru tidak bisa di gantikan oleh multi
media. Peran guru tetap di butuhkan, namun fungsinya sebagai fasilitator dan
motivator untuk siswa. Saat ini multimedia sudah semakin marak digunakan
sebagai media bahan ajar yang mendukung guru dalam menyampaikan pesan kepada
siswa. sebenarnya dalam pendidikan, multimedia sudah lama digunakan, sebelum
adanya pengenalan komputer di sekolah. Pada masa itu kebanyakan multimedia yang
digunakan adalah multimedia berupa pita kaset, televisi, proyektor slide, dan
proyektor film. Namun, semakin lama komputer mengambil alih peranan yang dimainkan
oleh alat-alat tersebut. Dengan segala kemudahan yang ada dalam fasilitas
komputer, kini orang dapat membuat multimedia dengan menggabungkan teks,
grafik, audio, video dan animasi dalam satu kemasan multimedia. .